SMA Ini Larang Murid Cowok Gunakan Gaya Rambut ‘Meet Me at McDonald's'
ILC, Di Inggris, ada satu model rambut yang sedang digemari oleh para milenial, namanya ‘Meet Me at McDonald’s’. Gaya rambut ini mewajibkan para penggunanya untuk memotong sedikit rambut di sisi kiri dan kanan dan membiarkan bagian atas lebih panjang, serta ditata ‘acak-acakan’.
Banyak anak muda di Inggris mengaplikasikan gaya rambut ini. Namun rupanya, model rambut ini enggak berlaku buat para pelajar di sekolah Great Yarmouth Charter Academy di Norkfolk, Inggris. Sebab, pihak sekolah melarang murid cowoknya untuk mengikuti tren ini.
Great Yarmouth Charter Academy telah mengeluarkan surat tertulis kepada seluruh orang tua murid sebelum anak mereka menggunakan gaya rambut yang sempat trendi di tahun 1980-an ini. Hukumannya enggak sembarangan. Jika ketahuan, pihak sekolah akan mengirim para pelajar pulang ke rumah, bahkan diisolasi dari lingkungan sekolah.
Selain itu, pihak sekolah juga menuliskan beberapa peraturan terkait rambut yang harus dipatuhi oleh murid cowok di sekolah tersebut. Berikut daftarnya:
1. Rambut bagian atas yang lebih panjang dibanding sisi kiri dan kanan
2. Gaya rambut ‘Meet me at McDonald’s’
3. Rambut dan poni tebal yang bisa menutupi wajah
4. Gaya ‘high top’ dengan ukuran tinggi yang berlebihan
5. Mencukur beberapa bagian rambut dengan berbentuk garis
6. Potongan rambut yang terlalu tinggi
7. Beberapa variasi yang menyertakan variasi gaya Mohicans
“Setiap anak yang rambutnya belum diperbaiki dengan benar pada hari Senin (26/2) akan dikirim pulang agar rambut mereka dipotong atau ditempatkan di kelas terpisah sampai mereka memiliki gaya rambut yang sesuai dengan peraturan sekolah,” tulis surat peringatan sekolah seperti yang dikutip dari Metro.co.uk.
Sontak, para orang tua murid mengkritik keputusan ini. Mereka kemudian memajang surat larangan tersebut akun media sosial mereka. Beberapa orang tua bahkan menganggap larangan ini sebagai diskriminasi yang enggak adil dan konyol. Pasalnya, para murid perempuan justru enggak mendapat larangan apapun terkait gaya rambut.
Sophia Soares, salah satu orang tua siswa bercerita bahwa ini bukan kali pertama sekolah Great Yarmouth diserang kontroversi. Sebelumnya, para siswa sekolah ini diwajibkan untuk berada di tempat tidur pada pukul 21.00 WIB dan bangun di jam 6.30 WIB setiap hari.
Kepala sekolah, Barry Smith, yang terkenal dengan kebijakannya yang ketat mengatakan bahwa kebijakan soal jam tidur ini dilakukan untuk meningkatkan hasil ujian sekolah. Dia menyebutkan bahwa SMA Great Yarmouth mendapat peringkat sekolah terburuk di Norfolk.
Namun, kebijakannya soal gaya rambut ini belum bisa diterima oleh para orang tua. Alhasil, mereka membuat sebuah grup Facebook bernama Yarmouth High Worried Parents yang telah mengumpulkan lebih dari 1.000 anggota.
“Kami enggak mempermasalahkan peraturan sekolah seperti yang tercantum saat kami mendaftarkan anak kami untuk bersekolah di sini, tapi peraturan yang muncul dan garis batas yang diterapkan sekolah yang kami garis bawahi,” kata salah seorang orang tua.
Pihak sekolah sendiri menolak berkomentar lebih jauh mengenai keputusan tersebut.
Sumber : https://today.line.me/



No comments: